Skip to main content

Pantai Pulau Merah dan Teluk Hijau

PANTAI PULAU MERAH & TELUK HIJAU

PANTAI PULAU MERAH


Salah satu tujuan wisata di Banyuwangi dan yang sedang populer adalah Pantai Pulau Merah dan Teluk Hijau di selatan Banyuwangi. Pantai Pulau Merah berjarak 67 KM dari kota Banyuwangi arah ke selatan dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 jam dengan kondisi lalu lintas normal.
Selepas kota Banyuwangi arah ke selatan akan melawati kota Rogojampi terus ke selatan arah ke Srono, Cluring dan terakhir Pesanggaran dimana Pantai Pulau Merah berada. Perjalanan menuju Pulau Merah banyak melewati persimpangan dan disarankan untuk tetap memperhatikan papan petunjuk yang mengarah ke Pulau Merah.
Memasuki Pantai Pulai Merah akan disambut dengan deretan tenda yang cukup banyak dan tertata rapi sehingga sedap dipandang dan sebagai pemanis khas pantai.

Arah kiri jika masuk lokasi maka akan terlihat bukit batu (seperti pulau) yang ditutupi dengan vegetasi hijau tanaman pantai. Saat air surut maka kita bisa menyeberang ke pulau tersebut. Dikatakan Pulau Merah karena pulau tersebut terbentuk dari bebatuan yang warna dasarnya merah kecoklatan dan dapat terlihat jelas kalau kita menyewa perahu dan melihatnya dari sisi sebelah. Disitu ada perahu motor yang bisa disewa dengan tarif Rp35,000/orang untuk melihat Pulau Merah dari sisi sebelahnya. Perjalanan dengan perahu motor memakan waktu kurang lebih 20 menit dan kita akan melihat dengan jelas bukit kecil bebatuan yang berwana merah kecoklatan yang sebenarnya.


Pantai Pulau Merah
Perahu motor yang disewakan untuk keliling Pulau Merah
Pulau Merah dari sisi samping
Bukit batu kecil berwarna merah
Bukit Tumpang Pitu lokasi penambangan emas
Sekembalinya arah ke pantai akan terlihat Bukit Tumpang Pitu dimana terdapat penambangan emas oleh masyarakat sekitar. Menurut informasi sudah ada perusahaan penambangan besar yang akan beroperasi disini.

Pantai Pulau Merah ini cukup panjang dan jika ditelusuri sepanjang kurang lebih 4 KM kita bisa sampai di Pantai Pancer.


TELUK HIJAU

Karena sudah berada di Pantai Pulau Merah maka wajiblah kita mengunjungi Teluk Hijau yang terkenal dengan laut hijaunya.
Perjalanan dari Pantai Pulau Merah ke Teluk Hijau memakan waktu kurang lebih 1.5 jam dengan jarak 24 KM. Sebenarnya dekat tetapi karena melewati area perkebunan PTPN yang jalannya belum beraspal jadi makan waktu cukup lama. Melewati area perkebunan kita akan disuguhi pemandangan kebun coklat yang tertata rapi.
Desa untuk menuju ke Teluk Hijau adalah Rajegwesi yaitu kampung nelayan dan dari sini ada 2 pilihan untuk ke Teluk Hijau. Pertama tracking sepanjang 1.5 KM dan dapat ditempuh selama 30 menit (jalan normal). Kedua adalah sewa perahu motor nelayan dengan tarif Rp25,000/orang pp. Perjalanan dengan perahu motor hanya 10 menit menyusuri tanjung dan setibanya di Teluk Hijau kita akan disambut dengan warna air laut yang kehijau-hijauan, pantai pasir putih yang bersih (betul-betul virgin beach) walaupun garis pantainya tidak terlalu panjang (hanya 220 M). Disini tidak ada apa-apa (maksudnya warung makanan dan minum) jadi betul-betul natural dan sangat bersih. Perahu motor akan menunggu kita jadi kapanpun mau kembali ke Rajegwesi bisa sewaktu-waktu.

Pantai Teluk Hijau
Pantai Teluk Hijau
Teluk Hijau
Persis disebelah Pantai Teluk Hijau dengan jalan kaki sekitar 65 M akan kita jumpai pantai yang khas dan unik karena bukan pasir selayaknya pantai tetapi bebatuan kecil bulat dan lonjong dengan aneka ukuran dan sangat kontras dengan pantai sebelahnya yang berpasir putih. Pantai ini dinamakan Pantai Damai dan berlokasi di Teluk Damai.

Pantai Damai
Teluk Damai
Mudahan informasi ini berguna bagi para traveler yang ingin menjelajahi Wisata Indonesia dan bisa memasukkannya dalam tujuan berikut.

SELAMAT BERWISATA.

Nikmati pula foto-foto lainnya di http://www.panoramio.com/user/507171 

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

KAWAH IJEN (IJEN CRATER)

Ijen Perjalanan ke Ijen dapat ditempuh dari Bondowoso atau Banyuwangi. Kali ini rute yang saya ambil dari Banyuwangi. Perjalanan dari dimulai dari Surabaya dengan menggunakan Kereta Api Ekspres Mutiara Timur yang berangkat dari Stasiun Gubeng jam 09:00 dan turun di Stasiun Rogojampi Banyuwangi jam 15:15 (salut dengan PT KAI dengan ketepatan waktunya). Karena tujuan ke Kawah Ijen untuk melihat Blue Fire (yang konon hanya ada di 2 tempat di dunia yaitu Alaska dan Ijen) dan melihat matahari terbit maka saya putuskan berangkat dari Banyuwangi kota jam 23:30 dengan menggunakan kendaraan sewa. Perjalanan menuju Paltuding (pos terakhir sebelum tracking) cukup menantang khususnya 6 KM sebelum Paltuding karena jalan yang menanjak dan tikungan tajam. Ada hal yang menggembirakan karena saat ini tidak ada lagi pemaksaan menggunakan kendaraan Trooper karena informasi sebelumnya ada beberapa kejadian kendaraan yang dihentikan (biasanya minibus) yang dipaksa untuk menggunakan Trooper untuk menc...

Pantai Goa Cina

Selamat datang di Pantai Goa Cina Bagi penggemar wisata pantai, maka Pantai Goa Cina bisa dimasukkan dalam daftar yang wajib dikunjungi. Berikut pengalaman perjalanan saya berwisata ke Pantai Goa Cina. Perjalanansaya mulai dari Surabaya dan moda transportasi yang dipilih adalah kereta api. Karena PT. KAI baru saja mempromosikan kereta api rute baru yaitu KA Jayabaya dari stasiun Gubeng, maka saya ingin mencobanya dengan harapan bisa naik kereta api yang bersih dan tepat waktu. Jadwal keberangkatan yang tertera di tiket dan saat saya booking online adalah jam 23:30, tetapi (tanpa ada pengumuman) baru berangkat jam 00:30. Alasan lain saya ambil jadwal ini dengan perhitungan bisa sampai di Malang dan lanjut dengan mobil agar tiba Pantai Goa Cina masih sempat untuk melihat matahari terbit. Saat neaik KA Jayabaya kesan pertama memang benar keretanya masih baru. Interiornya cukup nyaman dilihat, bersih dan ber AC dingin. Terlihat ada tulisan kalau gerbong KA Jayabaya ini sepenuhnya pr...